Mengemis dan meminta-minta itu adalah perbuatan hina, kecuali untuk kemaslahatan umat atau
agama Islam.

Hukum asal meminta-minta adalah haram, dg beberapa dalil :

“Dan janganlah kamu minta kpd manusia walaupun sedikit”
(HR. Muslim 3/97)

“Seandainya kamu mengetahui dosa yg diakibatkan meminta-minta, niscaya tidaklah seorangpun
yg mau meminta sesuatu kpd orang lain.”
(HR. An Nasa’i 5/99).

Bahaya orang yg sering meminta :
1. menyakiti diri sendiri dan orang lain
2. Menjadi miskin jiwa dan harta.
“Tidaklah seorang hamba membuka pintu untuk meminta-minta, melainkan Alloh membukakan
baginya pintu kefakiran.”
(HR. Ahmad 4/207)
3. Memasukkan diri sendiri ke api neraka.
“Barang siapa meminta harta kpd manusia krn ingin mengumpulkan harta yg banyak,
sesungguhnya dia meminta bara api neraka yg banyak. Silahkan kamu minta sedikit atau banyak.”
(HR Muslim 598)
4. Dilanda kemiskinan dg tidak merasakan kepuasan.
“Barang siapa membuka bagi dirinya pintu minta-minta tanpa kebutuhan yg mendesak, atau
bukan krn kemiskinan yg tdk mampu bekerja, maka Alloh akan membukakan pintu baginya
kemiskinan yg tidak terhitung lamanya.”
(HR.Baihaqi).

BILAKAH ORANG BOLEH MEMINTA ?

“Barang siapa dalam keadaan terpaksa, sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula)
melampaui batas, maka sesungguhnya Robb kamu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
(QS. Al An’am : 145)

” Wahai Qobishoh! Sesungguhnya meminta-minta tidak dihalalkan kecuali bagi salah seorang
diantara tiga macam, yakni orang yg menanggung hutang orang lain, ia boleh meminta-minta
sampai ia melunasinya, kemudian ia berhenti. Orang yg tertimpa musibah yg menghabiskan
hartanya, ia boleh meminta-minta sampai ia mendapatkan sandaran hidup, dan orang yg ditimpa
kesengsaraan hidup sehingga tiga orang dari kaumnya yg mengetahuinya menyatakan, “Si fulan
ditimpa kesengsaraan hidup.” ia boleh meminta-minta sampai mendapatkan sandaran hidup.
Meminta-minta selain tiga hal itu adalah haram dan orang yg memakannya adalah memakan yg
haram.”
(HR. Muslim 6/411, Abu Dawud, Ibnu Khuzaimah, dan Ibnu Hibban)

Dari Ibnu Mas’ud, Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda,
“Barangsiapa meminta-minta kepada manusia sementara ia memiliki kemampuan maka ia datang
pada hari kiamat dengan bekas cakaran atau garukan di wajahnya”. Ada yang bertanya,
“Apakah batas kecukupan itu ya Rasulullah?” Beliau berkata, “50 dirham atau emas yang
seharga dengan itu.” [Shahih, Abu Dawud]

Dari hadist tersebut, tertulis “Barang siapa meminta-minta sementara ia memiliki kemampuan….”

berarti, kalo emang gak mampu, boleh minta-minta…..tapi ada syaratnya

Dari Qabishah bin Al Mukhariq Al Hilaly, Rasulullah shalallahu alaihi
wasalam bersabda,
“Hai Qabishah, meminta-minta tidak dihalalkan kecuali bagi tiga orang :
Pertama seorang yang
memikul tanggungan hamalah [hutang yang ditanggung dalam usaha mendamaikan 2 pihak yang
bertikai], maka ia boleh meminta bantuan hingga ia dapat menutupi hutangnya kemudian berhenti
meminta.
Kedua, seorang yang tertimpa musibah yang meludeskan seluruh hartanya, maka ia
boleh meminta bantuan hingga ia memperoleh apa yang dapat memenuhi kebutuhan pokoknya.
Ketiga, seseorang yang ditimpa kemelaratan, hingga 3
orang yang berakal dari kaumnya membuat persaksian : “Si Fulan telah ditimpa kemelaratan”,
maka ia boleh meminta bantuan hingga ia memperoleh apa yang dapat memenuhi kebutuhannya.
Selain dari 3 itu hai Qabishah, hanyal barang haram yang dimakan oleh si peminta-minta sebagai
barang haram.” [HR Muslim 1044]

boleh meminta-minta bila tidak punya makanan untuk siang dan malam

Dari Sahl bin Hanzhaliyah, Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda, “Barangsiapa meminta-
minta sementara ia memiliki kecukupan maka sesungguhnya ia sedang memperbanyak bagian dari
neraka. Ia [Sahl] bertanya, “Apakah batasan kecukupan itu wahai Rasulullah?” Rasulullah
shalallahu alaihi wasalam berkata, “Sekedar kecukupan untuk makan siang dan makan
malam.” [Shahih, Abu Dawud 1629, Ahmad IV 180-181.dari Rabi’ah
bin Yazid dari Abu Kabsyah Al Alawi]

sesuai UUD pasal 34 Bab XIV, fakir miskin seharusnya jadi tanggung jawab pemerintah.
ya, marilah bersama-sama kita berdoa, supaya saudara-saudara kita yang masihkekurangan,
bisa dilimpahkan rezekinya oleh Allah SWT.
dan semoga pemerintah dapat menanggulangi
kemiskinan sesegera mungkin!
Ok kawan!